Jumlah
orang kaya di tanah air rupanya makin banyak. Tercatat, ada 56 jet pribadi mondar-mandir
di Indonesia. Jet-jet pribadi ini selain memang dimiliki secara privat,
sebagian juga merupakan jet-jet sewa. Meningkatnya kebutuhan infrastruktur bagi
lalu lintas tunggangan kelas tajir ini, menimbulkan keberanian pengusaha membangun
terminal khusus pesawat jet pribadi. Terminal ini rencananya akan dibangun di Bandara
Husein Sastranegara Bandung, yang akan menjadi terminal jet pribadi pertama di
Indonesia.
ROL |
Bisnis ini
tentunya bukan tanpa perhitungan matang. Menurut Vice President Bandung
Jet Terminal (BJT), Iwan Ridwan, di Bandung, Rabu (26/6), pergerakan penumpang pesawat
(secara umum) pada 2013 diprediksi mencapai 100 juta orang. Kebutuhan sarana
transportasi udara untuk korporasi atau grup juga mengalami peningkatan.
Sayangnya, kata Iwan, lebih dari 56 pesawat jet pribadi yang ada di Indonesia
belum dapat dilayani dengan baik.
Karena itulah,
pihaknya kemudian berencana membangun terminal jet pribadi pertama di Indonesia
ini. Dengan begitu kata dia, para pemilik jet pribadi dan pengguna air charter tidak lagi menggunakan
fasilitas terminal umum. BJT, yang bernaung di bawah Bandung International
Aviation (BIA) ini, akan
menjadi operator ground handling bagi
jet-jet pribadi ini, yakni mulai pengisian bahan bakar, membersihkan pesawat, serta
melayani bagasi/kargo. Selain itu juga akan difasilitasi custom immigration
quarantine, privat lounge, hingga penyediaan fasilitas ruang pertemuan
dengan standar internasional.
Untuk keperluan tranportasi
darat para warga berkocek tebal ini, BJT juga akan menyediakan layanan limusin,
akomodasi untuk pelanggan beserta awak pesawatnya, serta layanan ekslusif
lainnya. Fasilitas pertama yang akan dibangun adalah tempat parkir dan
pemeliharaan pesawat yang akan menempati area apron dan hangar Bandara Husein.
Area ini diperkirakan mampu menampung sekitar 15 pesawat jet pribadi.
Rencananya, akhir September 2013 semua fasilitas tersebut sudah dapat digunakan.
Semua ini akan menjadi bagian dari pengembangan kawasan bisnis terpadu Bandara
Internasional Husein Sastranegara.
Abdullah Nassar,
dari bagian operasional BJT menambahkan, selain jet yang dimiliki secara
pribadi, saat ini ada 24 perusahaan penyewaan jet pribadi di Indonesia,
seperti: Jet-Royal Private Aviaton Consultan, Java Jet Asia, dan Private
Jet Charter. Sejumlah artis, pengusaha, dan pejabat, kerap menggunakan jasa perusahaan-perusahaan
ini.
Alasan mereka
menyewa jet pribadi karena antrian penerbangan komersial seringkali sangat panjang,
dan mengganggu kecepatan mobilitas mereka. Maklumlah, penerbangan komersial di
Indonesia dalam sembilan tahun terakhir tumbuh pesat, mencapai 12,7 persen per
tahun. Angka ini melampaui pertumbuhan penumpang udara di dunia sebesar 5
persen per tahun.
Ketika kendala
administrasi di bandara umum terlewati, muncul kendala lain; para pengguna jet
pribadi ini kesulitan memperoleh tempat parkir (http://www.republika.co.id/berita/nasional/jawa-barat-nasional/13/06/26/mozmdd-bandung-akan-memiliki-terminal-jet-pertama-di-indonesia).
Dikatakan Iwan, sebelumnya orang Indonesia yang punya jet pribadi, hanya bisa
memarkir pesawatnya di Singapura (http://www.tempo.co/read/news/2013/06/26/215491396/Jet-Pribadi-Bisa-Parkir-di-Bandung).
Benarkah demikian? Karena pegawai di Bandara Halim Perdana Kusuma sering
melihat sejumlah tokoh nasional memarkirkan jet-nya di sana.
Iwan mengatakan,
Bandung dipilih karena frekuensi penerbangan pesawat pribadi dari dan ke
Bandung termasuk cukup tinggi. Dia mencontohkan, Boss Transcorp, Chairul
Tandjung, cukup sering bepergian ke Bandung menggunakan pesawat pribadi. “Tapi pelayanan
yang mereka terima sama dengan penumpang reguler," katanya. Sementara alasan
pemilihan Bandara Husein karena bandara ini memiliki sejumlah fasilitas yang
dibutuhkan bagi lalu litas jet pribadi seperti hangar (http://bisnis.com/terminal-jet-pribadi-bandung-tiru-konsep-singapura).
Bisnis Sewa Jet Menggiurkan
Tampaknya
prospek bisnis sewa pesawat jet pribadi memang menjanjikan. Desember 2012 lalu,
perusahaan penerbangan swasta terbesar di Indonesia, Lion Air, memesan empat
jet pribadi bikinan Hawker Beechcraft, Amerika Serikat (AS). (http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/bisnis/12/02/15/lzfcve-setelah-230-boeing-lion-air-kembali-pesan-4-jet-pribadi-hawker).
Lion Air memang tengah membidik bisnis penyewaan jet pribadi, seiring meningkatnya
minat masyarakat kelas atas menggunakan layanan jet pribadi. Bisnis baru Lion,
di bawah PT Angkasa Super Service ini, diberi nama Lion Bizjet.
CEO Lion Air
Group, Rusdi Kirana, mengatakan, untuk binis baru ini pihaknya menggelontorkan investasi
sebesar 100 juta dolar AS. Dari dana ini, sebesar 64 juta dolar AS (setara Rp
576 miliar) dialokasikan untuk membeli empat pesawat jet tersebut. Jenisnya
adalah Hawker 900 XP dengan kapasitas delapan tempat duduk.
Sementara itu Direktur
Umum PT Lion Air, Edward Sirait, mengatakan, bisnis pesawat carter di Indonesia
saat ini berkembang pesat. Jam terbang pesawat carter di Indonesia kata dia,
bahkan melampaui Amerika Serikat. "Jam terbang pesawat carter di Indonesia
saat ini rata-rata 75 jam per bulan. Sedangkan di Amerika Sekitar 50 jam per
bulan. Inilah yang membuat kami optimistis bisnis penyewaan jet pribadi
memiliki potensi bisnis yang baik," kata dia, Senin (11/6).
Rupanya, ada kecenderungan peningkatan mobilitas warga berduit. Di tengah persaingan usaha yang ketat, waktu benar-benar similar dengan uang. Kendala delay, prosedur reservasi, hingga check in yang masih sering terjadi pada penerbangan pesawat komersial berjadwal, sebisa mungkin terhapus dalam kamus hidup mereka. Mereka kata Edward, memiliki kantor pusat di ibu kota dan kota besar lainnya di pulau Jawa, sementara tempat usahanya, seperti tambang, tersebar di pulau-pulau lain. Keyakinan Edward itu juga karena pihaknya rupanya sudah menjalin kesepakatan dengan beberapa perusahaan tambang domestik.
Rupanya, ada kecenderungan peningkatan mobilitas warga berduit. Di tengah persaingan usaha yang ketat, waktu benar-benar similar dengan uang. Kendala delay, prosedur reservasi, hingga check in yang masih sering terjadi pada penerbangan pesawat komersial berjadwal, sebisa mungkin terhapus dalam kamus hidup mereka. Mereka kata Edward, memiliki kantor pusat di ibu kota dan kota besar lainnya di pulau Jawa, sementara tempat usahanya, seperti tambang, tersebar di pulau-pulau lain. Keyakinan Edward itu juga karena pihaknya rupanya sudah menjalin kesepakatan dengan beberapa perusahaan tambang domestik.
Ihwal tarif sewa,
Edward tak bersedia menyebutkannya. Namun Lion Bizjet kata dia akan memberi
tarif 30 persen lebih murah dibanding sewa jet yang ada saat ini. Seperti
diketahui, tarif sewa jet pribadi di Indonesia sebesar 5.000-6.000 dolar AS per
jam. Sedangkan gambaran biaya operasional setiap jam untuk pesawat jet pribadi
dengan kapasitas di bawah 10 penumpang adalah 1.400-1.700 dolar AS (http://koran-jakarta.com/index.php/detail/view01/93084).
Mondar-mandir di Halim
Selain dimiliki
secara kelembagaan oleh maskapai-maskapai penerbangan sebagai jet sewa,
sejumlah taipan Indonesia juga akan sangat terbantu keberadaan terminal khusus
jet ini. Dengan memiliki lima pesawat jet pribadi, demikian diisukannya, bagaimana
mungkin seorang pengusaha yang politisi seperti Aburizal Bakrie tak pada
fasilitas terminal khusus ini. Tiga pesawat jet pribadi juga dikabarkan
dimiliki sang rival, Surya Paloh.
Pengusaha yang
namanya disebut-sebut mensponsori kegiatan “Forum Pemred” di Bali Juni 2013, Oesman
Sapta Odang, juga menggarasikan tiga jet pribadi. Solihin Kalla, putra mantan
Wakil Presiden Jusuf Kalla, sama dengan Chairul Tanjung punya dua private jet. Sementara Peter Sondakh
satu pesawat. Sedangkan pengusaha Rosan, Sandiaga S.Uno, dan Anindya Bakrie,
dikabarkan kongsian beli satu pesawat pakai sama-sama (http://suarapengusaha.com/2012/06/01/ini-dia-bos-bos-pemilik-private-jet-terbanyak/).
Ketua Umum Asosiasi
Pengusaha Indonesia (Apindo), Sofjan Wanandi, mensinyalir, sedikitnya ada 40
pengusaha Indonesia yang memiliki jet pribadi. Mereka kata Sofjan antara
lain adalah adalah pemain baru bisnis batubara. Sementara menurut
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Suryo B. Sulisto, ada 10
anggota Kadin yang memiliki pesawat jet pribadi. Semakin banyak yang memiliki
jet pribadi, menurut Suryo, bisa menjadi indikasi bahwa kondisi ekonomi
Indonesia semakin membaik. "Kalau saya nggak punya, tapi saya sering naik punya
teman. Biasanya perginya di ASEAN, diajak sama yang punya," ungkap Suryo.
Hasil pengamatan
Sofjan Wanandi , para pemilik jet pribadi itu didominasi pengusaha-pengusaha
wajah baru, terutama mereka yang memutar uang disektor pertambangan batubara.
"Saya pikir ini digunakan oleh perusahaan-perusahaan gede, pendapatan
besar, terutama batubara," kata Sofjan. Selain untuk prestise dan
jatidiri, umumnya kepemilikan jet pribadi untuk menunjang aktivitas kerja dan
bisnis mereka.
Para pengusaha
kakap ini rela mengeluarkan jutaan rupiah untuk sekali penerbangan. Mereka pun
mendapat layanan khusus dari beberapa awak penerbangan yang umumnya orang-orang
asing. “Pramugarinya orang kita, tapi krunya orang bule, pilotnya juga,"
kata salah seorang security PT Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Halim
Perdana Kusuma. Selama ini, Bandara Halim menjadi “garasi” bagi
pesawat-pesawat ningrat tresebut.
Seorang pegawai
di Bandara Halim menyebut nama Prabowo Subianto, Surya Paloh, dan Aburizal
Bakrie, yang seringkali memarkir jet pribadi di bandara ini. Menurutnya,
belakangan ini pengusaha yang paling sering mondar-mandir ke Halim adalah
Prabowo. "Parkirnya pindah-pindah, kadang di ‘eksekutif’ yang nggak bisa diutak-atik. ‘Eksekutif’
itu biasanya untuk tamu kenegaraan," ujar pegawai tersebut.
Makin banyak
pengusaha yang memiliki jet pribadi kata Sofjan, terkait erat kebijakan pemerintah
dalam hal perizinan dan regulasi perpajakan. “Kalau dipajakin tinggi-tinggi,
seperti pajak pemasukan dan sebagainya, minat orang pakai jet pribadi bakal
turun, makanya sangat tergantung pemerintah," ungkap Sofjan. Menurut
Sofjan, tren menggunakan jet pribadi sudah menjadi gaya hidup pengusaha di
Indonesia. Bagi pengusaha di negara lain, penggunaan jet pribadi merupakan
sesuatu yang lazim. Seperti di China, karena didorong harganya yang hanya di
bawah Rp 10 miliar untuk pesawat bekas buatan lawas, kepemilikan jet pribadi
menjadi hal yang biasa (http://www.pesatnews.com/read/2012/04/18/4506/ada-40-pengusaha-pakai-jet-pribadi).**
orang orang kaya di indonesai ternyata banyak banget ya?
BalasHapustapi sebaiknya mereka memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap orang lain dan mau membantu masyarakat yang lain, itu baru tipical orang yang TOP
Wow Sadiz
BalasHapusKISAH NYATA..............
BalasHapusAss.Saya ir Sutrisno.Dari Kota Jaya Pura Ingin Berbagi Cerita
dulunya saya pengusaha sukses harta banyak dan kedudukan tinggi tapi semenjak
saya ditipu oleh teman hampir semua aset saya habis,
saya sempat putus asa hampir bunuh diri,tapi saya buka
internet dan menemukan nomor Ki Kanjeng saya beranikan diri untuk menghubungi beliau,saya di kasih solusi,
awalnya saya ragu dan tidak percaya,tapi saya coba ikut ritual dari Ki Kanjeng alhamdulillah sekarang saya dapat modal dan mulai merintis kembali usaha saya,
sekarang saya bisa bayar hutang2 saya di bank Mandiri dan BNI,terimah kasih Ki,mau seperti saya silahkan hub Ki
Kanjeng di nmr 085320279333 Kiyai Kanjeng,ini nyata demi Allah kalau saya tidak bohong,indahnya berbagi,assalamu alaikum.
KEMARIN SAYA TEMUKAN TULISAN DIBAWAH INI SYA COBA HUBUNGI TERNYATA BETUL,
BELIAU SUDAH MEMBUKTIKAN KESAYA !!!
((((((((((((DANA GHAIB)))))))))))))))))
Pesugihan Instant 10 MILYAR
Mulai bulan ini (juli 2015) Kami dari padepokan mengadakan program pesugihan Instant tanpa tumbal, serta tanpa resiko. Program ini kami khususkan bagi para pasien yang membutuhan modal usaha yang cukup besar, Hutang yang menumpuk (diatas 1 Milyar), Adapun ketentuan mengikuti program ini adalah sebagai berikut :
Mempunyai Hutang diatas 1 Milyar
Ingin membuka usaha dengan Modal diatas 1 Milyar
dll
Syarat :
Usia Minimal 21 Tahun
Berani Ritual (apabila tidak berani, maka bisa diwakilkan kami dan tim)
Belum pernah melakukan perjanjian pesugihan ditempat lain
Suci lahir dan batin (wanita tidak boleh mengikuti program ini pada saat datang bulan)
Harus memiliki Kamar Kosong di rumah anda
Proses :
Proses ritual selama 2 hari 2 malam di dalam gua
Harus siap mental lahir dan batin
Sanggup Puasa 2 hari 2 malam ( ngebleng)
Pada malam hari tidak boleh tidur
Biaya ritual Sebesar 10 Juta dengan rincian sebagai berikut :
Pengganti tumbal Kambing kendit : 5jt
Ayam cemani : 2jt
Minyak Songolangit : 2jt
bunga, candu, kemenyan, nasi tumpeng, kain kafan dll Sebesar : 1jt
Prosedur Daftar Ritual ini :
Kirim Foto anda
Kirim Data sesuai KTP
Format : Nama, Alamat, Umur, Nama ibu Kandung, Weton (Hari Lahir), PESUGIHAN 10 MILYAR
Kirim ke nomor ini : 085320279333
SMS Anda akan Kami balas secepatnya
Maaf Program ini TERBATAS .
Mantap orng indo ini
BalasHapus===Agens128 bagi uang Tunai===
Pakai Pulsa Tanpa Potongan
Juga Pakai(OVO, Dana, LinkAja, GoPay)
Support Semua Bank Lokal & Daerah Indonesia
Game Populer:
=>>Sabung Ayam S1288, SV388
=>>Sportsbook,
=>>Casino Online,
=>>Togel Online,
=>>Bola Tangkas
=>>Slots Games, Tembak Ikan
Permainan Judi online yang menggunakan uang asli dan mendapatkan uang Tunai
|| Online Membantu 24 Jam
|| 100% Bebas dari BOT
|| Kemudahan Melakukan Transaksi di Bank Besar Suluruh INDONESIA
WhastApp : 0852-2255-5128
Agens128Agens128
PROMO..!!WA +62 811-102-747 - Charter Pesawat ke Malaysia
BalasHapusTERBAIK..!!WA +62 811-102-747 - Pesawat Charter Maskapai
BalasHapusPAKET PROMO..!! WA +62 811-102-747 - Biaya Charter Pesawat
BalasHapusRECOMMENDED!! WA +62 811-102-747 - Charter Flight Indonesia
BalasHapusTERMURAH! WA +62 811-102-747 - Charter Flight Travel
BalasHapus